Senin, 26 Januari 2015

BoBoiGirl {part. 2}








” BoBoiBoy Taufan !? hahahaha” kata Intan,Hana,Dita,dan Asya serempak sambil tertawa.
“Ada-ada saja kau ini.” Kata Dita sambil tertawa.
“Ih, aku serius. Aku juga nggak terlalu percaya, sih, kalau dia BoBoiBoy Taufan.”kata Meyda.
“Terus ?”
“Waktu itu, aku membuka situs BoBoiBoy Online.Disana banyak banget artikel tentang BoBoiBoy. Ada lapangan chat lagi. Nah, disitu aku kenalan sama orang. Avanya BoBoiBoy Taufan. Katanya,dia namanya BoBoiBoy Taufan, berasal dari Malaysia. Terus kan aku nggak bisa bahasa malaysia, terus dia ngajarin aku .” kata Meyda menjelaskan.
“Iye keh ?” kata Intan.
“Iya. Nih coba lihat !” kata Meyda sambil membuka laptopnya, dan mencari situs BoBoiBoy Online.

“Iya. Tapi masa iya sih, kalau dia BoBoiBoy Taufan dari pihak animonsta ?” kata Dita.
“Nah, itu yang nggak terlalu aku percayai. Tapi kata-katanya persis banget seperti BoBoiBoy Taufan.” Kata Meyda.

“Hey, coba kalian lihat langit deh ! kok cepet banget mendung. Padahalkan tadi cerah dan panas banget.” Kata Intan.
“Iya juga ya.” Kata Dita.
“Ih, anginnya kencang banget sih !” kata Meyda.
“Ayo cepetan pulang!” kata Asya.
“Ayo!” kata Dita.

Mereka berlima segera pulang menuju rumahnya masing-masing. Namun ditengah perjalanan, anginnya  bertambah kencang.
“Aduh, gimana nih. Anginnya tambah kencang.” Kata Meyda.
“Nah, itu ada toko yang baru dibuka kemarin. Kita berteduh disana aja dulu!” usul Asya.
Mereka berlima segera menuju ke toko itu.
“Wah, mainannya bagus banget.”  Kata Hana sambil melihat ruangan dalam toko dari jendela.
“Ayo kalian masuk! Di luar cuacanya kurang bagus.” Kata Ibu penjaga toko.
“Iya. Terimakasih.” Ucap Hana.
Didalam toko itu terdapat mainan, boneka,dan berbagai aksesoris lainnya.
“Ibu tinggal sebentar, ya !” kata Ibu penjaga toko.
“Iya, Bu.” Ucap Hana.
“Yuk,kita keliling ke sebelah sana!” ajak  Meyda.
“OK.” Kata Asya.
“Eh, aku ke sebelah sana dulu, ya !” kata Dita.
“OK. Kalian ikut aku atau ikut Dita ?” tanya Meyda.
“kita ikut Dita aja, ya !” ucap Intan, dan Hana.
“yaudah kalau gitu. “ ucap Meyda.
Mereka pun segera berkeliling.

Setelah berkeliling, Meyda melihat sesuatu yang menarik perhatiannya.
“Eh, Asya ! Kesini sebentar yuk !” ajak Meyda.

“Wah, jam tangan BoBoiBoy !” ucap Asya dengan mata berbinar binar.
“He’e” ucap Meyda
“Kamu mau beli, Da ?” tanya Asya.
“mmm, aku tanya dulu sama Ibu penjaga tokonya. Kamu beritahu teman-teman yang lain, ya !” Perintah Meyda.
“Sip.” Kata Asya sambil berlari kecil.
Sementara itu, Meyda menemui Ibu penjaga toko.
“Bu, harga 1 jam tangannya berapa, ya ?” tanya Meyda.
“Rp. 40.000 saja. Spesial untuk hari ini.” Kata Ibu penjaga toko.
“Ini Bu,uangnya ! saya beli semuanya.” Kata Meyda sambil mengeluarkan uang Rp. 200.000.

“Hay Meyda ! mana jam tangan yang persis di kartun BoBoiBoy ?”tanya Intan.
“Ini” kata Meyda.
“Kalian ambil satu-satu, ya!aku pilih yang jam tangannya BoBoiBoy.” Ucap Meyda.
“OK. Terima kasih Meyda !” ucap Intan, Asya,Dita,dan Hana.
“Sama-sama.” Kata Meyda.
“Aku pilih jam tangannya Fang !” ucap Asya.
“ Aku Yaya !” ucap Hana.
“Aku Ying!” ucap Dita.
“Aku Gopal ! yeaaa..” ucap Intan.
“Apesal pula kau senang ?” tanya Asya.
“mmm, comel je, hehe.” Jawab Intan.
“hehehe, Terbaik !” ucap Hana, Dita, Asya, dan Meyda serempak.

“Eh, anginnya dah berhenti. Ayuk kita pulang !”  kata Meyda.
“Yuk.”
“Bu, kami pulang, ya ! terimakasih.” Ucap Dita.
“Iya, sama-sama. Hati-hati dijalan, ya ! Langsung pulang ke rumah !” ucap Ibu penjaga toko.
“Baik, Bu.”kata Intan, Asya, Hana,Dita, dan Meyda.


Mereka pun segera pulang ke rumahnya masing-masing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar